AGAMA DAN JARI

"Kepercayaan agama," kata Sang Guru, "Bukan pertanyaan akan realitas, tetapi sebuah petunjuk, yang mengarah pada sesuatu yang tetap merupakan suatu misteri. Misteri itu melampaui pemahaman akal budi manusia. Pendeknya, kepercayaan agama hanyalah sebuah jari yang menunjuk pada bulan.

Beberapa orang beragama tidak pernah beranjak lebih jauh dari mengamati jari belaka.

Yang lain malah asik mengisapnya.

Yang lain lagi mengunakan jari untuk mengucek mata. Inilah orang-orang fanatik yang telah dibutakan oleh  agama.

Sangat jarang menganut agama yang cukup mengambil jarak jari-jari mereka untuk dapat melihat apa yang ditunjuk. Mereka inilah yang, karena melampaui kepercayaan mereka, "justru dianggap sebagai penghujat."

( Anthony de Mello )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar