Kelekatan menggangu persepsi kita, itulah tema yang kerap kali muncul dalam pembicaraan Sang Guru.
Para murid mendapatkan contoh yang sempurna ketika mereka mendengarkan Sang Guru berkata kepada seorang ibu, "Bagaimana keadaan anak perempuan ibu?"
"O, putriku tersanyang? Betapa beruntungnya dia! Dia mempunyai suami yang hebat, yang memberinya sebuah mobil, intan permata, dan pelayan-pelayan yang melayaninya. Sang suami melayani makan pagi di tempat tidur dan anakku bisa tidur dan bermalas-malasan sampai siang. Betapa hebatnya pria itu!"
"Dan kabar anak laki-lakimu?"
"Ah, betapa malang anak itu setelah menikah. Ia memberikan mobil kepada istrinya, juga semua permata yang diinginkan istrinya serta sejumlah pelayan untuk melayaninya. Dan istrinya tetap tinggal diatas tempat tidur sampai siang! Bahkan ia tidak mau bangun untuk menyediakan makan pagi bagi suaminya."
( Berbasa-basi Sejenak, Anthony de Mello, Penerbit Kanisius, Cetakan 1, 1997 )

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar