KASAR ATAU HALUS

"Mengapa banyak orang tidak mendapat pencerahan?"

"Karena bukan kebenaran yang mereka cari, tetapi apa yang menyenangkan mereka," kata Sang Guru.

Ia menunjukan dengan cerita seorang sufi:

Karena butuh uang, seorang bermaksud menjual karpet kasar dijalan. Orang pertama yang ia tawari berkata, "Ini adalah karpet kasar yang sangat kumal." Ia pun membelinya dengan sangat murah.

Semenit kemudian pembeli itu berkata kepada orang lain yang kebetulan lewat, "Ini karpet halus, sehalus sutra, pak: tiada bandingnya."

Kata seorang sufi yang menyaksikan kejadian itu, "Pak, masukan saya kedalam kotak sulapmu yang dapat mengubah karpet kasar menjadi karpet halus, kerikil menjadi batu berharga."

Tambah Sang Guru, "kotak sulap itu tentu saja bernama kepentingan diri: alat yang paling efektif di dunia untuk mengubah kebenaran menjadi tipuan."

( Berbasa basi Sejenak, Anthony de Mello )


Tidak ada komentar:

Posting Komentar