Tema khotbah adalah anak yang sulung 'Anak yang hilang.' Pengkhotbah dengan penuh semangat berbicara tentang cinta Bapa yang tiada bandingannya. Tetapi apakah yang istimewa pada cinta Bapa? Ada ribuan bapa manusia yang dapat menyamai cinta itu. Dan lebih lagi ribuan ibu manusia.
Perumpamaan ini sungguh-sungguh dimaksudkan untuk menyindir orang Farisi: Para pemungut pajak dan orang-orang berdosa biasanya datang kepada Yesus untuk mendengarkannya.
Maka bersungut-sungutlah orang Farisi dan ahli-ahli Taurat. Kata mereka: "Ia menerima orang-orang berdosa dan makan bersama-sama dengan mereka.' Lalu yesus menceritakan perumpamaan ini kepada mereka.
Orang yang bersungut-sungut! Orang Farisi! Anak sulung! inilah inti perumpamaan.
Pada suatu hari waktu Tuhan masuk kedalam surga, ia heran bahwa semua orang sudah ada di sana. Tak seorangpun dimasukkan ke dalam neraka. Ini merisaukanNya, karena bukankah Tuhan harus adil? Dan untuk apa neraka diciptakan, jika tidak dipakai?
'Panggil semua orang ke hadapan tahtaKu dan bacakan Sepuluh Perintahku!' Semua orang dipanggil. Malaikat Gabriel membacakan perintah yang pertama. Lalu Tuhan bersabda: 'Semua yang pernah berdosa melawan perintah ini, harus segera turun ke neraka!' Sejumlah orang mengundurkan diri dan dengan sedih pergi ke neraka.
Hal yang sama terjadi pula sesudah perintah kedua dibaca ... begitu pula dengan yang ketiga ... keempat ... kelima ... Pada waktu itu penghuni surga sudah jauh berkurang. Sesudah perintah keenam dibaca, semua orang telah pergi ke neraka kecuali seorang pertapa yang gemuk, tua dan botak.
Tuhan melihat dan berkata kepada Malaikat Gabriel: 'Inikah satu-satunya yang tinggal di surga?' "Ya,' sembah Malaikat Gabriel.
'Wah,' kata Tuhan, 'suasana disini menjadi agak sepi, bukan? Suruhlah mereka semua kembali ke surga!'
Ketiga pertapa yang gemuk, tua dan botak itu mendengar bahwa semua orang akan mendapat pengampunan, ia naik pitam. Dan ia menggugat Tuhan: 'Ini tidak adil! Mengapa dulu hal ini tidak Tuhan katakan kepadaku?'
Nah, ketahuan masih ada seorang Farisi lain lagi yang tersembunyi. 'Anak sulung' yang lain. Orang uyang percaya akan ganjaran dan hukuman serta berpegang teguh pada keadilan mutlak.
( Anthony de Mello )

.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar